Home Planner
Kembali ke BlogRenovasi

Cara Membuat Lantai Beton Tampil Memikat: 6 Tips untuk Rumah Anda

Home Planner
Home PlannerTim Aplikasi · July 1, 2022

Enam tips membuat lantai beton terlihat hangat, tidak dingin dan kaku: mulai dari hasil akhir, pilihan warna, porsi beton dalam satu ruangan, hingga paduan elemen di sekitarnya.

Kamar tidur dengan dinding dan lantai bernuansa beton abu-abu serta perabot kayu berwarna terang

Anda memiliki lantai beton polos atau baru akan memilihnya. Bahan ini memang kuat dan terjangkau, tetapi satu pertanyaan selalu muncul: bagaimana agar ruangan tidak terlihat dingin dan kaku? Berikut enam tips untuk membuat lantai beton di rumah Anda tampil menawan.

Dahulu beton hanya digunakan untuk interior industri, perkantoran, dan ruang publik. Kini beton juga hadir di dalam rumah. Bahan ini cocok untuk rumah berukuran luas, rumah bandar, maupun apartemen di gedung bertingkat. Beton sangat pas untuk interior bergaya industrial, tetapi juga bisa melengkapi interior klasik karena bentuknya yang sangat fleksibel.

Tips 1: Tentukan hasil akhir sejak awal

Hasil akhir menentukan tampilan lantai secara keseluruhan, jadi mulailah dari bagian ini. Lantai poles adalah pilihan paling mendasar. Lantai pelapis vernis memberikan kesan mewah meskipun harganya terjangkau. Beton juga mudah dicat, sehingga Anda dapat memberi warna apa saja sesuai keinginan.

Tekstur menjadi pertimbangan kedua. Lantai bisa dibuat sangat halus dengan kilau mengilap, atau kasar dan berpori dengan efek buram. Lantai yang dicat bahkan bisa menyerupai bahan populer lainnya.

Para desainer menyebut beton dengan hasil akhir dekoratif ini sebagai beton arsitektural. Dengan hasil akhir yang tepat, tampilannya tidak kalah indah dari marmer atau granit. Kualitanya setara dengan batu alam, marmer, dan travertin.

Warna apa yang sebaiknya digunakan untuk mengecat lantai beton?

Pilihlah warna-warna tenang dan solid: hitam, putih, hijau, atau warna kayu. Kombinasi warna-warna ini dengan abu-abu atau grafit akan memberikan kesan hangat.

Tips 2: Manfaatkan warna abu-abu untuk keindahan ruangan. Beton berwarna abu-abu muda menjadi latar belakang yang tenang. Perabot dan dekorasi akan terlihat menonjol, sementara warna lain tampak lebih hidup. Lantai dan dinding beton juga sangat serasi dengan paduan warna abu-abu dan putih, sehingga ruangan tetap mempertahankan karakter minimalis dan industrialnya.

Tips 3: Berikan sentuhan warna pembanding secara sengaja. Ruangan yang seluruh permukaannya berwarna abu-abu dapat terasa datar. Dinding yang dicat cerah atau elemen lain dengan warna kuat bisa menjadi solusinya. Motif yang mengacu pada desain klasik atau seni kontemporer juga sangat cocok: saat bersanding dengan beton polos, tampilannya terlihat kontras dan berkarakter.

Tips 4: Batasi penggunaan beton hanya pada satu sisi permukaan di setiap ruangan

Beton memberi kesan yang berat, baik secara visual maupun wujud aslinya. Bahan ini dapat dengan mudah mendominasi ruangan. Gunakan beton pada lantai, dinding, atau langit-langit saja di satu ruangan, jangan pada ketiganya sekaligus. Penggunaan yang berlebihan justru memberikan hasil yang tidak menarik.

Pertahankan beberapa elemen tradisional di sekitarnya agar beton tetap menjadi aksen utama, bukan mendominasi seluruh ruangan. Dinding beton adalah pilihan yang berani dan sangat cocok untuk ruangan bergaya loteng. Di rumah pribadi, perpaduan beton industrial dengan bahan alami memberikan hasil yang memukau. Jika Anda menginginkan tampilan dinding beton tanpa panel asli, penggunaan panel tiruan beton bisa menjadi opsi.

Sentuhan dalam porsi kecil juga tetap terlihat menarik. Meja, kursi, rak, meja dapur, kabinet, hingga pot bunga kini banyak yang terbuat dari beton arsitektural.

Minat terhadap lantai beton terus meningkat seiring populernya interior bergaya loteng, minimalis, dan berteknologi tinggi. Namun, tips di sini juga tetap berlaku untuk gaya interior lainnya.

Tips 5: Lembutkan suasananya dengan kayu, kaca, logam, dan tanaman

Beton memberikan kesan yang dingin dan kaku. Empat bahan berikut dapat menyeimbangkannya:

  • kayu alami;
  • permukaan kaca berukuran besar;
  • elemen logam;
  • tanaman hias hidup.

Kayu memberikan dampak paling besar. Nada warna kayu yang hangat dapat melembutkan kesan kaku dari beton abu-abu tanpa pelapis, sehingga ruangan terasa lebih nyaman dan hangat.

Kaca, cermin, dan logam mengilap mempertahankan kesan modern. Jendela berukuran besar sangat serasi dengan konsep desain ini.

Tanaman hias memberikan kontras yang kuat serta membuat ruangan terasa lebih hidup dan segar. Jika merawat tanaman hidup terasa menyulitkan, penggunaan tanaman tiruan berkualitas tinggi bisa memberikan efek serupa.

Apa saja kelebihan dan kekurangan lantai beton di dalam rumah?

Kelebihannya: lantai beton tahan lama, mudah dirawat, dan harganya terjangkau. Kekurangannya: penggunaan yang berlebihan akan mendominasi ruangan dan membuatnya terasa dingin.

Pekerja bangunan menggunakan beton untuk pondasi, lantai, pembatas ruangan, jalan setapak, area pelataran, hingga fasad rumah. Kini para desainer dan arsitek juga menerapkannya pada interior. Sebagai bahan penutup di dalam rumah, beton memiliki keunggulan berikut:

  • tahan lama;
  • ramah lingkungan;
  • tahan terhadap api, kelembapan berlebih, dan kerusakan;
  • mudah dipasang dan tidak memerlukan perawatan yang rumit;
  • harga terjangkau.

Lantai beton menyajikan gaya yang sederhana dan tidak lekang oleh waktu. Anda juga bisa menghemat biaya bahan penutup lainnya. Debu dan sarang laba-laba lebih sedikit menempel pada permukaan yang halus dan tertutup rapat, sehingga lebih mudah dibersihkan.

Apakah lantai beton terasa dingin?

Lantai beton memang bisa terasa dingin. Untuk kamar tidur, letakkan karpet tebal yang hangat di atas lantai beton, atau pasang sistem pemanas di bawah lantai.

Kamar tidur dengan lantai beton, lukisan dinding hutan bambu, dan lampu berdiri

Kamar tidur dengan lantai beton: lukisan dinding bambu dan lampu berdiri menghidupkan suasana serta memberikan kesan hangat pada warna abu-abu.

Tips 6: Pilih ruangan yang tepat. Lantai beton sangat sesuai untuk kamar mandi, dapur, loggia, dan area koridor. Bahan ini juga cocok untuk kamar tidur jika Anda menambahkan karpet yang tebal dan hangat. Penggunaan sistem pemanas di bawah lantai membuat lantai beton terasa jauh lebih nyaman.

Lihat hasilnya di denah rumah Anda terlebih dahulu

Beton memberikan kesan yang kuat dan sulit dinilai hanya dari foto orang lain. Cobalah terlebih dahulu pada ruangan Anda sendiri. Di Home Planner, Anda dapat mengukur ruangan, menggambar denah 2D, melihat tampilannya dalam bentuk 3D, serta mengisinya dengan perabot dari merek-merek ternama. Anda bisa membuat visualisasi realistis dari hasilnya atau memulai dari tata letak siap pakai untuk kamar tidur, kamar mandi, ruang tamu, dan ruangan lainnya. Setelah itu, tentukan seberapa banyak porsi beton yang sesuai untuk rumah Anda.

Home Planner

Coba pada proyek Anda sendiri

Aplikasi desain interior dan perencana ruangan gratis